Dapatkan buku-buku karya Usni Arie terbaru (Penebar Swadaya Jakarta), Panen Lele 2,5 Bulan, Panen Bawal 40 Hari, Panen Ikan Mas 2,5 Bulan, Panen IKan Patin 3 Bulan. Tersedia kumpulan artikel budidaya ikan air tawar (23 jenis ikan), kumpulan artikel budidaya nila gesit. Miliki buku Kiat Sukses Beternak Kodok Lembu. Hubungi 081 563 235 990.

03 May 2008

Budidaya Ikan Baung - Habitat dan penyebaran

Ikan baung adalah ikan asli Indonesia. Ikan ini banyak hidup di air tawar. Daerah yang paling disukai adalah perairan yang tenang, bukan air yang deras. Karena itu, ikan baung banyak ditemukan di rawa-rawa, danau-danau, waduk dan perairan yang tenang lainnya. Meski begitu, ikan baung tetap memerlukan oksigen yang tinggi untuk kehidupannya.

Ikan baung tumbuh dan berkembang di perairan tropis. Daya adaftasinya tergolong rendah, kurang tahan terhadap perubahan lingkungan, dan serangan penyakit. Ketidaktahanan pda keduanya terutama terjadi pada fase benih yaitu dari ukuran 0,5 – 2 cm. I

kan baung dapat hidup pada ketinggian sampai 1.000 m di atas permukaan laut, hidup baik pada suhu antara 24 – 29 O C, derajat keasaman(pH) antara 6,5 – 8, kandungan oksigen minimal 4 ppm, dan air yang tidak terlalu keruh dengan kecerahan pada pengukuran alat secchi disk.

Di Sumatra, ikan baung banyak ditemukan di Danau Toba, tetapi populasinya terus berkuang, karenba danya penangkapan yang tidak selektif. Di Danau tondano Sulawesi, ikan baung juga banyak ditemukan, tetapi jumlahnya sudah sangat sedikit. Demikian juga dengan danau-danau, dan rawa-rawa lain yang ada diseluruh Indonesia.

Di Jawa Barat, ikan baung banyak ditemukan di tiga waduk besar, yaitu Waduk Jatiluhur, Saguling danm Cirata. Populasi ikan baung di ketiga waduk itu cukup tinggi, mengingat keadaan perairan yang sesuai dengan habitat hidupnya. Bagio masyarakat sekitar waduk, ikan baung telah menjadi salah satu ikan tangkapan yang dapat menjadi sumber kehidupan.

Selain di danau, rawa dan waduk, ikan baung juga sering ditemukan di sungai-sungai. Tentu saja bukan sungai yang berair deras, tetapi sungai yang arus airnya lambat. Menurut Sriyusanti (2002, ikan baung banyak ditemukan di sungai-sungai di Propinsi Riau. Selain di sana, ikan baung juga banyak ditemukan di sungai lain di seluruh Indonesia.

Ikan baung termasuk ikan yang penyebarannya cukup luas. Selain di Indonesia, ikan baung juga banyak ditemukan di Hindia Timur, yang meliputi Malaya, Indocina, Singapura dan Thailand (Smith, 1945; Bleeke et al., 1965 dalam Solih, 1987). Menurut Sriyusanti, selain di Benua Asia, ikan baung juga banyak ditemukan di Benua Afrika.

Daftar pustaka :